Himsera Sabet Gelar "Best Of The Theme" dalam Dies Natalis FKIP ke-34



Bujang Adau - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak telah melaksanakan gawai besarnya yaitu rangkaian kegiatan dies natalis yang ke-34. Berbagai kegiatan menarik dihadirkan dengan melibatkan Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Unit Kreatifitas Mahasiswa (UKM) yang terdapat di fakultas ini.
Beberapa rangkaian kegiatan tersebut antara lain karnaval dan jalan santai, permainan rakyat dan masih banyak lagi hingga pada puncaknya yaitu dengan diadakannya Charity Night-Konser Amal yang di selenggarakan di Gedung Senat, Auditorium Untan dengan menampilkan berbagai aksi dari Hima dan Ukm serta guest star nya band indi Pontianak yang sudah sangat terkenal yaitu Coffternoon. Senin, (6/3) malam.
Dalam Charity Night- Konser Amal ini diumumkan pula pemenang dari berbagai kategori lomba. Salah satu diantaranya yaitu lomba karnaval dan jalan santai yang diikuti seluruh hima yang terdapat di FKIP dengan 3 kategori pemenang.
Mengambil tema “Sejarah Dari Masa Ke Masa”, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (Himsera) menyabet kategori The Best Of Theme, satu dari 3 kategori yang diperebutkan. Dalam hal ini, hadiah diserahkan langsung oleh Dekan FKIP Untan, Martono.
Sesaat setelah menyabet kategori best theme ini. Uty Fahrul Hakim, ketua Himsera menyatakan kegembiraan dan rasa bangganya terlebih sebagai himpunan baru, Himsera baru pertama kalinya mengikuti event ini. 
“ Saya sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman Himsera dari angkatan satu, dua dan tiga yang telah ikut bekerja sama  dalam menyelesaikan tanggung jawabnya. Saya merasa bangga karena ini pertama kalinya Himsera mengikuti karnaval di HUT FKIP UNTAN dan untuk pertama kalinya juga menda penghargaan sebagai The Best Theme,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan latar belakang Himsera dalam mengambil tema “Sejarah Dari Masa Ke Masa” ini dikarenakan banyak peristiwa sejarah yang mengandung hikmah serta pelajaran yang dapat di ambil.
“Latar belakang tema ini diambil, karena penting sekali mengenalkan sejarah Indonesia terhadap kaum muda, sebab yang namanya sejarah itu sangat luas dan sangat erat kaitannya terhadap kehidupan kita. Selama ini sejarah hanya dikenal sebagai sebuah cerita saja. Padahal dibalik peristiwa-peristiwa itu sendiri banyak hikmah dan pelajaran yang bisa diambil’” tambahnya.
Uty juga menambahkan tentang harapannya untuk anggota Himsera dalam menjalankan roda kepengurusan selanjutnya. “Harapan saya selanjutnya semoga penerus-penerus Himsera lebih inovatif dan kreatif lagi dalam berkarya. Karena besarnya suatu organisasi bukan karena berapa jumlah anggotanya, tetapi dilihat dari apa yang diberikan dan seberapa kreatif anggotanya menjalankan program,” pungkasnya.
Kegembiraan juga diungkapkan Supri, mahasiswa pendidikan sejarah angkatan ke-3 ini menyatakan kegembiraannya dengan dibalut kata mutiara ketika mengetahui Himsera memperoleh kategori Best Theme dalam karnaval dan jalan santai dies natalis FKIP ke-34 ini.
“Alhamdulillah, terima kasih atas semua kerjasamanya, sungguh usaha tidak akan menghianati hasil,” tulisnya di official akun blackberry messenger Himsera.


Share on Google Plus

About BujangAdau

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar