Memilih laptop saat ini bukan lagi sekadar soal mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi. Ketahanan, layanan purnajual, desain, hingga kemampuan menjalankan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi pertimbangan penting.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian ASUS ketika menggelar ASUS No.1 Quality & Service 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 19 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti media dan KOL lokal ini menjadi ajang ASUS memperkenalkan berbagai inovasi produk sekaligus program layanan purnajual yang ditawarkan kepada konsumen.
Menariknya, ASUS tidak hanya berbicara soal spesifikasi di atas kertas. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga dapat melihat langsung durability test, yang memperlihatkan pengujian laptop ASUS berdasarkan standar militer MIL-STD 810H.
Bukan Sekadar Spesifikasi, Ketahanan Juga Diuji
Dalam program terbarunya, beberapa seri ASUS juga mendapatkan peningkatan perlindungan purnajual. ASUS ProArt, ASUS Zenbook, ASUS Vivobook S Series, dan ASUS Vivobook Flip kini mendapatkan hingga 3 tahun garansi internasional dan 3 tahun ASUS VIP Perfect Warranty (ADP).
Sementara itu, ASUS Vivobook Classic mendapatkan perlindungan hingga 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty (ADP).
Dukungan layanan juga diperluas. ASUS saat ini menyebut memiliki 141 titik layanan resmi di Indonesia, dengan cakupan layanan internasional di lebih dari 90 negara. Untuk pengguna Zenbook, ProArt, dan ROG, tersedia pula layanan ASUS Premium Service seperti Fastlane, layanan antar-jemput perangkat, hingga Laptop Spa untuk perawatan berkala.
Laptop Bisa Menyesuaikan Gaya Penggunanya
Tidak semua orang memilih laptop hanya berdasarkan performa. Bagi sebagian pengguna, tampilan perangkat juga menjadi bagian dari gaya personal.
Melalui konsep Pick Your Vibe, ASUS menawarkan pilihan warna pada sejumlah perangkatnya. ASUS Vivobook 14 dan Vivobook Go 14, misalnya, tersedia dalam tiga pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan karakter penggunanya.
Pilihan warna tersebut juga hadir pada sejumlah aksesori. ASUS Marshmallow Keyboard KW100 dan Marshmallow Mouse MD100 tersedia dalam pilihan Lilac Mist Purple, Quiet Blue, dan Sage Green. Keduanya menggunakan koneksi nirkabel dengan desain ringkas dan tombol yang dibuat senyap.
Bagi pengguna yang menghabiskan waktu cukup lama di depan komputer, ASUS juga menawarkan SmartO Mouse MD200. Perangkat ini dirancang secara ergonomis dengan sandaran ibu jari dan sensor presisi tinggi untuk mendukung pekerjaan, kuliah, maupun aktivitas kreatif.
AI Mulai Menjadi Bagian Penting dari Laptop ASUS
Perkembangan AI juga menjadi bagian besar dari lini laptop ASUS terbaru.
Beberapa seri seperti Zenbook, Vivobook S, dan ProArt dibekali Neural Processing Unit atau NPU dengan kemampuan lebih dari 50 TOPS, bahkan mencapai 80 TOPS pada varian tertinggi. NPU membantu menangani pekerjaan berbasis AI sehingga beban kerja tidak sepenuhnya ditanggung oleh prosesor utama.
Salah satu fitur yang turut diperkenalkan adalah ASUS Virtual Assistant Omni, aplikasi chatbot AI yang dapat digunakan secara offline. Kemampuan tersebut memberikan pilihan bagi pengguna yang membutuhkan fitur AI tanpa harus selalu terhubung dengan internet, sekaligus menjadi salah satu pendekatan ASUS dalam menjaga privasi data pengguna.
ASUS juga memperkenalkan ASUS Zenni Claw, sebuah platform AI Agent yang dirancang untuk membantu menyelesaikan pekerjaan dalam beberapa tahapan. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membuat rancangan presentasi, menyusun itinerary perjalanan, hingga membuat ringkasan berita.
Menariknya, pemrosesan AI pada platform tersebut dapat dilakukan secara lokal, cloud, maupun hybrid. Dengan begitu, pengguna memiliki fleksibilitas dalam menentukan keseimbangan antara performa, kecepatan, dan privasi data.
Membeli di Kanal Resmi Jadi Hal Penting
Dengan semakin banyaknya pilihan laptop dan layanan yang ditawarkan, ASUS juga mengingatkan konsumen untuk memperhatikan tempat pembelian.
Produk yang memenuhi ketentuan dapat diperoleh melalui jaringan penjualan resmi ASUS, termasuk ASUS Exclusive Store, mitra resmi, ASUS Online Store, serta official store ASUS di marketplace. Pembelian melalui kanal resmi memastikan perangkat terdaftar sehingga berbagai keuntungan dan layanan dapat diakses melalui aplikasi MyASUS.
Bagi pengguna di Kalimantan Barat, kehadiran program No.1 Quality & Service ini menjadi informasi menarik karena pilihan laptop kini tidak hanya berbicara tentang performa. Faktor ketahanan, desain, fitur AI, serta dukungan layanan setelah pembelian ikut menjadi bagian dari pertimbangan.
ASUS sendiri menyebut telah menjadi pemimpin pasar laptop consumer di Indonesia selama 12 tahun terakhir. Pada 2025, ASUS mengklaim menguasai lebih dari 30 persen pasar laptop di Indonesia.
Pada akhirnya, kebutuhan setiap pengguna tentu berbeda. Pelajar mungkin lebih membutuhkan laptop yang ringan dan praktis, pekerja membutuhkan perangkat yang menunjang produktivitas, sementara kreator konten membutuhkan performa dan fitur yang lebih spesifik.
Dengan pilihan lini seperti Vivobook, Zenbook, ProArt, hingga ROG, ASUS mencoba menghadirkan perangkat untuk kebutuhan yang beragam, sekaligus menawarkan dukungan layanan yang menjadi bagian penting setelah laptop dibeli.




Tidak ada komentar